Sopyan Membantah Tudingan Melakukan Korupsi Selama Menjabat Kepala Desa

  • Bagikan

LAMPUNG SELATAN ,- Dituding melakukan korupsi dana desa (DD) selama menjabat dan dilaporkan salah satu warga ke inspektorat Lampung Selatan, akhirnya mantan kades Rangai Tritunggal Kecamatan Ketibung Sopyan buka suara.

Menurutnya apa yang yang ditudikan oleh salah satu warga adalah tidak benar. Selama enam tahun menjabat sebagai kepala desa dirinya sudah menjalankan, melaksasanakan kegiatan pembangunan sesuai dengan aturan dan ketentuan. Tudingan tersebut menurutnya condong bermuatan politik karna Desa Rangai Tritunggal dalam waktu dekat akan mengikuti pemilihan kepala desa serentak. Dan si pelapor adalah salan satu dari bakal calon kepala desa. Isu ini menurut Sopyan adalah upaya pelapor untuk meraih simpati masyarakat.

“Tuduhan tersebut adalah tuduhan yang tidak benar dan tendensius karna selama saya menjabat sebagai kades, saya melaksanakan pembangunan sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Dan kami pihak desa tidak bekerja sendiri, ada pihak kecamatan sebagai pembina dan melaksanakan pengawasan. Ada pendamping desa dan kecamatan yang memberikan arahan setiap akan melaksanakan kegiatan agar tidak keluar dari atutan. Ada Dinas PMD yang selalu memberikan pembinaan serta ada inspektorat yang secara berkala melakukan pemeriksaan. Bila ada hal yang tidak yang tidak benar dan ada kegiatan yang fiktip tentunya sudah lama kami di tegur oleh Kecamatan, DPMD dan inspektorat sebagai lembaga pengawasan internal” tegas Sopyan kepada media ini jum’at (28-07-2023).

Tapi Sopyan menambahkan dirinya mempersilakan bila pihak inspektorat bila akan menindak lanjuti laporan salah satu warga tersebut, dirinya terbuka bila pihak inspektorat akan melakukan pemeriksaan agar menjadi terang benerang. Sehingga tidak menimbulkan image negatif masyarakat terhadap dirinya.

Sebagai tokoh masyarakat Sopyan berpesan kepada seluruh warga, untuk terus menjaga kondusifitas, jangan mudah terpancing hal-hal yang dilontarkan sekelompok orang sehingga menimbulkan kegaduhan dan mengganggu stabiltas keamanan menjelang pilkades dalam waktu dekat. (Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *