Diduga Pihak RS Bob Bazar Abaikan Keselamatan Nyawa Ibu Melahirkan,Tanpa Oprasi Hanya Melakukan Induksi.

  • Bagikan

Mediaa1.com, LAMSEL– Nasib Pasien persalian Asal Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, tak dapat kepastian terkait penanganan, saat dirujuk ke RS Bob Bazar Kalianda,dimna kondisi ibu yang melahirkan bayi Kembar, anak dalam kandunganya dinyatakan sudah meninggal, anehnya bukan oprasi sesar yang dilakukan,akan tetapi pihak RS Bob Boazar hanya melakukan tindakan induksi (merangsang Kontraksi Rahim) sampai bayi tak kunjung lahir. Minggu, (24/12/2023).

Menurut keterangan dari salah seorang pekerja sosial yakni Ketua DPC JPKP Kecamatan sidomulyo selaku pendamping pasien menuturkan, “Berawal bahwa pasien sudah melakukan USG disebuah klinik Siti Khodijah bertempat dikelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda. Dari hasil USG tersebut dinyatakan bayi kembar yang didalam kandungan sudah meninggal, berusia 7 Bulan, selanjutkan dirujuk ke RS BB Kalianda untuk dilakukan operasi.” Ungkapnya.

“Sampainya di RSBB Kalianda pada Hari Jum’ at (22/12) ditangani langsung oleh pihak UGD dan dilakukan sunting perangsang dan Dokter yang menangani adalah Dr Puspita Sari. Setelah kami dikonfirmasi kenapa dilakukan Induksi, menurut keterang sidokter akan dilakukan lahir secara normal sehingga dilakukan induksi atau suntik perangsang.” jelasnya.

Chandra melanjutkan, Induksi dilakukan selama 6 Jam sekali sebanyak 5 kali akan tetapi tidak ada reaksi hingga malam, dimungkinkan karena si bayi sudah kehabisan cairan ketuban yang kemungkinan membuanya tak terselamatakan, sangat disayangkan sampai keesokan hari Sabtu,( 23/12) sipasien belum juga dilkukan penaganan secara serius atau dilakukan operasi, kamipun sudah mengkonfirmasi langsung ke dirut RSBB dan hanya mendapat jawaban bahwa harus disuntik perangsang dahulu.

Lagi – lagi terkesan pihak RSBB kalianda abai akan kesalamatan nyawa pasien. Dan akhirnya pihak keluarga pasien memutuskan untuk Out dari RSBB, merasa sangat kecewa atas pelayanan RSBB Kalianda yang terkesan menyepelekan nyawa pasien.

Sementara menurut keterangan dari keluaga pasien, Isal, selaku adik pasien, setelah dibawa keklinik milik Dr Eni dan dilakukan operasi, pasien bernama Marlina istri dari Khirulloh beralamatkan Desa Banjarmasin Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, dikatakan bahwa pasien mengalami Inpeksi. Saat ini pada hari Sabtu malam sudah dilakukan operasi dan pengobatan.” Pungkasnya.*dbs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *