Pembangunan Rehab Peningkatan Gedung Serba Guna Pekon Way Pring Diduga Sarat Korupsi

  • Bagikan

TANGGAMUS –Pembangunan /Rehabilitasi/Peningkatan Balai Pekon (Gedung Serba Guna (GSG)) pekon Way Pring , Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Lampung, diduga kuat sarat korupsi .

Pasalnya rehabilitasi/Peningkatan Balai Pekon GSG pekon way Pring tersebut yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 164 juta lebih dari Dana Desa(DD) tahap 3 tahun 2023 berupa pemasangan keramik ,pemasangan jendela ,kaca pintu pengecatan itu dipertanyakan berbagai pihak terutama masyarakat setempat anggarannya kok bisa sebesar itu .

“Kami hanya ingin tahu jelasnya saja ,anggaran sebesar itu untuk merehab kantor pekon Way Pring apa aja yang di rehab . Anggaran bukan sedikit sementara pihak pekon kalau ditanya saling melempar dan menurut perkiraan kami biaya rehab tersebut paling banyak menelan anggaran Rp 70 juta lebih ” ungkap salah warga setempat yang meminta dirahasiakan jati dirinya berinisial KH kepada media ini Rabu (03/01/2024)

Berbekal informasi tersebut media ini berusaha datang ke kantor pekon Way Pring ,namun saat tiba di kantor pekon tersebut hanya ada 4 orang kaur pekon way Pring sementara sekretaris pekon(sekon)nya Supriyanto tidak ada ditempat dengan alasan lagi ada tamu di rumahnya .

“Sekon lagi ada tamu di rumahnya dan kepala pekon (Kakon) Wahyudi ngantar pasen ke rumah sakit ” ujar salah satu kaur perencanaan pekon Way Pring Ipandi Kamis (04/01/2024)

Sekon Way Pring saat ditemui dikediamannya saat ditanya terkait pembangunan/ rehabilitasi /peningkatan balai pekon Way Pring yang menelan biaya sebesar Rp 164 lebih mengatakan bahwa rehabilitasi tersebut memang itu anggarannya

“Kalau soal pembangunan /rehabilitasi/peningkatan balai pekon kami tidak munafik memang ada sisa karena masang kusen dan lain lain habis Rp 50 jutaan ,saya mohon bantuannya karena saya mau berbicara dulu dengan Kakon karena saya tidak bisa memutuskan ,begitu juga Rencana Anggaran Pembiayaan (RAP) saya ga bisa menjelaskan “terang sekon Supriyanto Kamis (04/01/2023)
Lanjut sekon tersebut yang jelas jangan sampai dinaikan berita dulu lebih baik buat berita yang baik demi kebaikan pekon Way Pring

“Buat berita yang baik baik saja ,demi nama baik pekon Way Pring,kalau berita tidak baik itu jangan dimuat karena citra pekon way Pring jadi jelek “katanya.

Ada yang lebih aneh lagi sekon Supriyanto juga tidak mau memberikan nama ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sama sekali kepada media dengan alasan dirinya mau bicara dulu dengan kakon .

“Maaf saya tidak bisa memberikan nama ketua TPK nya nanti saya bicarakan terlebih dahulu dengan kakonnya ” ungkapnya .

Sementara kokon way Pring Wahyudi Sampai berita ini diterbitkan masih tidak mau menerima telpon maupun membalas WhatsApp yang dikirim padanya. (Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *