Caleg DPRD Pringsewu Berinisial AR Incumbent Dapil 3 Nomor Urut 1 Gadingrejo ,Pringsewu Dari PDIP Diduga Kuat Bagi Bagi Amplop

  • Bagikan

PRINGSEWU – Calon legislatif DPRD Pringsewu dari Partai PDIP nomor urut 1 Dapil 3 kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu,Lampung AR diduga bagai bagi amplop dengan nilai uang sebesar Rp 50 ribu kepada masyarakat Gadingrejo.

Dimasa tenang ini rupanya digunakan oleh tim suksesnya HR untuk meraup suara sebanyak banyak banyaknya agar AR bisa duduk kembali sebagai anggota DPRD Pringsewu untuk yang kedua kalinya 2024-2929 mendatang

Hal tersebut disampaikan salah satu calon legislatif DPRD Pringsewu 2024-2029 mendatang meminta agar persoalan tersebut berupa bagi bagi amplop dengan nilai uang sebesar Rp 50 ribu di publikasikan atau di ekspose

“Bisa langsung Exspose’ gak’…???.” Pintanya dalam WhatsApp yang dikirim ke media ini ,Senin(011/02/2024)

Dirinya juga mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab dan memang itu benar benar terjadi ,dan bisa dipertanggung jawabkan

“Tadi sekitar jam 10’Pagi…” Tulisnya dalam WhatsApp yang dikirim ke wartawan ini.

Tim sukses sesama caleg DPRD Pringsewu tersebut mengatakan bahwa timnyalah yang menemukan adanya bentuk kecurangan pemilu 14 Februari esok

“Tim sukses kami menangkap timnya AR yang bernama Burhan , yang sedang membagi bagikan kan amplop berisi uang sebesar Rp 50 ribu tadi pagi sekitar jam 10 wib ” kata salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini Senin(12/02/2024).

Masih menurut sumber yang sama ,dirinya sebagai tim sukses calon lain mengikuti gerak gerik tim suksesnya AR yang bernama Burhan yang merupakan caleg incumbent,ternyata apa yang kami prediksi dari awal itu benar.

“Apa yang kami prediksi itu benar bagi bagi amplop dengan nilai Rp 50 ribu ,dan informasi ini bisa kami pertanggung jawabkan secara hukum ” tegasnya

Dikatakan sumber lainnya yang juga sesama calon anggota DPRD Pringsewu tahun 2024-2029 mendatang mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan ke panwaslu kecamatan Gadingrejo untuk segera ditindak lanjutinya.

” Masalah ini sudah kami laporkan ke panwaslu kecamatan Gadingrejo dengan harapan pihak panwaslu segera memprosesnya agar keadilan bisa ditegakkan dan pemilu tanggal 14 Februari esok bisa berjalan bersih ,langsung umum bebas dan rahasia”pungkasnya (Azh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *